Senin, 28 Mei 2012

Modul Ciri - ciri makhluk hidup


Modul 2
Ciri – ciri makhluk hidup

 Pendahuluan

Salah satu ciri makhluk hidup adalah bernapas. Bernapas merupakan suatu aktivitas tubuh yang mutlak dilakukan oleh setiap makhluk hidup. Bila suatu materi tidak melakukan aktivitas ini, maka dapat dikatakan bahwa materi tersebut bukanlah merupakan makhluk hidup. Makhluk hidup tidak hanya harus bernapas. Karena dalam melakukan kegiatan keseharian, maka makhluk hidup tersebut akan memerlukan gerak. Sehingga bergerak juga merupakan ciri – ciri dari makhluk hidup.
Tumbuhan, hewan, manusia merupakan contoh nyata makhluk hidup yang dapat diamati, dilihat setiap hari. Jumlah makhluk hidup di bumi ini kian waktu kian bertambah. Ini terkait dengan kemampuan reproduksi dari makhluk hidup tersebut.
Dalam modul ini, yang akan dijelaskan adalah mengenai ciri – ciri makhluk hidup. Di dalam silabus, penjelasan mengenai ciri – ciri makhluk hidup terdapat pada :
Standar Kompetensi      :   6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup.
Kompetensi Dasar         : 6.1 Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.
Tujuan Pembelajaran   :          1.Mendeskripsikan pengertian keanekaragaman     
                                          makhluk hidup dengan mengidentifikasi ciri-ciri     
makhluk hidup.
2. Mengamati  makhluk  hidup  di  lingkungan  sekitar untuk mengenal gejala hidup pada hewan dan tumbuhan.
3. Membandingkan ciri-ciri kehidupan antara hewan dan tumbuhan.
            Modul ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk membahas mengenai ciri – ciri makhluk hidup. Secara konseptual modul ini dirancang sedemikian rupa sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh siswa kelas VII SMP. Secara khusus setelah mempelajari modul ini anda diharapkan mampu:
1. Menjelaskan ciri – ciri makhluk hidup
2. Membandingkan ciri – ciri kehidupan antara hewan dan tumbuhan
Untuk dapat menguasai kemampuan yang telah dijelaskan diatas, maka anda diharapkan mengikuti petunjuk belajar sebagai berikut :
1. Bacalah bagian uraian dan contoh dri setiap kegiatan belejar dengan cermat sampai anda dapat menangkap makna dari penjelasan mengenai ciri – ciri makhluk hidup.
2.  Kerjakan latihan dengan baik dan penuh kesungguhan sampai anda mengetahui sepenuhnya mengenai konsep ciri – ciri makhluk hidup. Diharapkan anda dapat mengerjakan latihan yang telah disediakan secara mandiri untuk kemampuan anda mengenai materi tersebut.
3. Bacalah rangkuman untuk memberikan anda aspek – aspek dasar sebagai gambaran mengenai garis besar dari setiap kegitan belajar.
4. Kerjakan tes formatif yang disediakan untuk mengukur sejauh mana pemahaman anda mengenai materi ciri – ciri makhluk hidup.
5. Bila anda telah menjawab tes formatif, bandingkanlah jawaban anda dengan rambu – rambu jawaban yang telah disediakan. Bila setelah dihitung ternyata anda telah mencapai tingkat penguasaan sama atau lebih besar dari 80%, maka anda dipersilakan untuk meneruskan ke kegiatan belajar selanjutnya.
Selamat belajar !






v Kegiatan belajar
Ciri – ciri makhluk hidup

Uraian isi dari pembelajaran
A. Definisi makhluk hidup

Ada beberapa patokan di dalam menentukan kelompok suatu benda, apakah termasuk kelompok benda mati atau benda hidup. Patokan itu disebut dengan ciri-ciri makhluk hidup atau ciri-ciri kehidupan. Jadi, makhluk hidup adalah makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, bergerak, dan berkembang biak. 

B. Ciri – Ciri makhluk hidup
Ciri-ciri makhluk hidup adalah sebagai berikut :
a. Bernapas
Setiap saat makhluk hidup selalu bernapas. Bernapas adalah proses pengambilan oksigen dari udara bebas serta melepaskan karbon dioksida dan uap air. Oksigen digunakan untuk pembakaran zat makanan yang disebut proses oksidasi biologis. Proses oksidasi menghasilkan energi yang digunakan untuk berbagai aktivitas. Sedangkan sisa oksidasi berupa karbondioksida dan uap air dikeluarkan bersama udara yang dihembuskan ketika bernapas.
Makhluk hidup membutuhkan oksigen dalam kaitannya dengan usahanya untuk memperoleh energi. Di dalam tubuh, zat-zat makanan yang kita makan perlu dipecah untuk menghasilkan energi. Dalam salah satu tahapan proses pembentukan energi ini diperlukan oksigen. Oleh karena itu, oksigen sangat diperlukan oleh  makhluk hidup. Dalam proses pernapasan, selain dihasilkan energi juga dihasilkan sisa pembakaran, yaitu karbon dioksida. Karbon dioksida harus dikeluarkan dari dalam tubuh sebab karbon dioksida merupakan racun bagi tubuh kita. Jika oksigen dimasukkan ke dalam tubuh pada saat kita menarik napas, sebaliknya karbon dioksida dikeluarkan dari dalam tubuh pada saat kita mengeluarkan napas. Oleh karena itu, pernapasan berperan penting dalam pertukaran gas-gas, yaitu mengambil oksigen yang kita butuhkan dan sekaligus membuang karbon dioksida yang tidak kita butuhkan. Ciri lain terjadinya proses pernapasan adalah timbulnya panas yang merupakan hasil sampingan dari proses pembentukan energi. Oleh karena itu, untuk melihat apakah terjadi proses pernapasan atau tidak, kita dapat melihatnya dari dihasilkan tidaknya panas dan karbon dioksida. Secara kimiawi reaksi pernapasan adalah sebagai berikut :

b. Makan
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu.
Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega. Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Protein dibagi menjadi dua macam, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang berasal dari  hewan, contohnya: telur, daging, susu, dan ikan. Sedangkan, protein  nabati adalah protein yang berasal dari tumbuhan, contohnya: kacang-kacangan, dan buah-buahan.
Tumbuhan berhijau daun mempunyai klorofil yang dapat digunakan untuk membuat makanan sendiri dengan fotosintesis. Fotosintesis memerlukan bahan-bahan berupa karbon dioksida, air, dan cahaya matahari. Dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen dan karbohidrat. Perhatikan reaksi fotosintesis berikut ini.
Seluruh organisme yang kita kenal di sekeliling kita sebagian besar tersusun dari air dan hidup di lingkungan yang didominasi oleh air. Sebagian besar sel dikelilingi oleh air, dan sel itu sendiri mengandung 70% sampai 95% air. Oleh karenanya air sangat berperan penting dalam kehidupan makhluk hidup.

c. Bergerak
Semua makhluk hidup dapat bergerak. Tetapi tidak semua benda yang bergerak pasti makhluk hidup. Hewan bergerak secara aktif karena dapat berpindah tempat. Gerakan hewan sangat mudah diketahui, terutama hewan yang berukuran besar. Tumbuhan bergerak secara lambat dan pasif karena tidak berpindah tempat.
Tumbuhan juga melakukan gerakan, tapi gerakan ini tidak mudah dilihat. Contoh gerakan pada tumbuhan adalah menutupnya daun putri malu bila disentuh. Daun-daun pohon petai cina yang menutup pada sore hari, arah tumbuhnya tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan pada tumbuhan disebabkan karena ada rangsangan dari luar.









d. Tumbuh dan berkembang
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan merupakan pertambahan sel-sel tubuh, sehingga ukuran tubuh bertambah dan tidak bisa mengecil kembali. Hewan dan tumbuhan juga mengalami pertumbuhan seperti manusia, yaitu ukuran tubuhnya makin besar. Pertumbuhan ini dapat diukur.
Pertumbuhan makhluk hidup mencakup dua hal. Pertama, ukuran selnya bertambah besar. Kedua, jumlah selnya bertambah banyak. Pertumbuhan adalah proses pertambahan jumlah dan ukuran yang bersifat  irreversible atau tidak dapat kembali ke keadaan semula. Pertumbuhan pada makhluk hidup tidak berlangsung terus menrus, tetapi akan berhenti pada tahap tertentu. Sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan. Contoh pertumbuhan dan perkembangan ini dapat dilihat pada tumbuhan yaitu mulai dari biji, biji tumbuh, kemudian berkembang menjadi tanaman kecil, tanaman kecil menjadi tanaman yang menghasilkan cabang dan ranting dan saatnya akan berbunga dan menghasilkan biji. Pertumbuhan pada hewan dapat dilihat pada katak yaitu dari telur menjadi kecebong, menjadi katak berekor, menjadi katak muda dan akhirnya akan menjadi katak dewasa yang akan menghasilkan telur dan sperma.

e. Peka terhadap rangsang (irritabilitas)
Salah satu ciri makhluk hidup adalah respons terhadap rangsangan. Kemampuan makhluk hidup memberi tanggapan terhadap rangsangan disebut iritabilitas. Hewan memiliki sistem saraf dalam menanggapi adanya rangsangan, sedangkan tumbuhan tidak. Rangsangan dapat disebabkan oleh faktor luar tubuh. Contohnya, mata kita akan mengedip bila terkena cahaya yang silau. Contoh reaksi rangsangan yang diterima hewan adalah anjing akan menegakkan telinga bila mendengar suara yang asing dan sekelompok rusa akan berlari bila ada pemangsa yang mengintai.
Gerak pada tumbuhan terjadi karena adanya rangsangan zat kimia, gaya gravitasi bumi, cahaya, air, dan sentuhan. Contohnya, daun putri malu akan menutup bila disentuh, akar tumbuhan menjalar ke tempat banyak air, tumbuhnya batang tumbuhan ke arah sinar matahari, dan akar tumbuhan yang selalu tumbuh ke arah pusat bumi.

f. Ekskresi
Tidak semua perombakan bahan makanan maupun pernapasan dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Bahan yang tidak dimanfaatkan menjadi bahan sisa atau yang jumlahnya berlebihan harus dikeluarkan dari dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan. Hewan menghasilkan bahan sisa berupa urine, uap air, dan karbondioksida sedangkan tumbuhan mengeluarkan uap air, karbondioksida, dan oksigen. Hewan memiliki alat ekskresi khusus dan membentuk suatu sistem yang disebut sistem ekskresi. Tumbuhan tidak memiliki saluran pembuangan khusus seperti hewan. Bahan sisa misalnya uap air di siang hari dikeluarkan melalui lentisel atau mulut daun (stomata). Tetapi ketika malam hari melalui jalan yang sama, dikeluarkan karbondioksida.

g. Berkembang biak
Berkembang biak atau reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan. Perkembangbiakan ini berguna untuk melestarikan jenisnya. Cara perkembangbiakan pada hewan dibagi menjadi dua macam, yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi umumnya berkembang biak secara kawin, sedangkan pada hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin). Berbeda dengan hewan, tumbuhan tidak hanya berkembang biak dengan biji, tetapi juga dapat berkembang biak secara vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan, di antaranya stek, cangkok, dan tunas.









C. Perbedaan ciri – ciri tumbuhan dan hewan
Secara umum antara tumbuhan dan hewan mempunyai perbedaan ciri-ciri makhluk hidup meskipun keduanya termasuk makhluk hidup. Berikut adalah tabel perbedaan ciri – ciri tumbuhan dan hewan



























 Rangkuman 

            Makhluk hidup adalah makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan seperti bernapas, bergerak, dan berkembang biak. Ciri – ciri kehiduan yang dimiliki oleh makhluk antara lain :
1. Bernapas
2. Makan
3. Bergerak
4. Tumbuh dan berkembang
5. Peka terhadap rangsang (irritabilitas)
6. Ekskresi
7. Berkembang biak

Tes Formatif 1

1. Manakah di bawah ini yang merupakan makhluk hidup ?
     a. Rumput, batu, sapi
     b. Kayu, besi, kucing
     c. Lebah, semut, rumput
     d. Cacing, kerbau, air
2. Di bawah ini adalah ciri-ciri makhluk hidup, kecuali ....
a. Bergerak
b. Bernapas
c. Ukurannya tetap
d. Respons terhadap rangsang
3. Saat  bernapas, terjadi pertukaran gas  dalam tubuh kita. Pertukaran gas tersebut 
     terjadi pada organ ….
a. Jantung 
b. Hati
c. Paru-paru
d. Ginjal
4. Proses pernapasan sebenarnya adalah proses ….
a. Menghirup karbon dioksida
b. Menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida
c. Melepaskan oksigen
d. Melepaskan oksigen dan menghirup karbon dioksida
5. Agar bisa membuat makanan sendiri, tumbuhan hijau memerlukan ....
a. Oksigen dan karbon dioksida
b. Oksigen dan air
c. Karbon dioksida dan air
d. Karbon dioksida dan zat gula
6. Tumbuhan hijau memperoleh makanan dengan cara ....
a. Respirasi
c. Oksidasi
b. Fotosintesis
d. Metabolisme
7. Jika ada tumbuhan yang  tumbuh ke arah matahari, berarti tumbuhan itu
     bereaksi terhadap rangsangan yang berupa ....
a. Tanah yang gembur
b. Pupuk
c. Sentuhan
d. Cahaya    
8. Cara berkembang biak pada  makhluk hidup ada yang secara kawin dan tak
     kawin. Secara tak kawin dapat dilakukan dengan cara .…
a. Membentuk spora dan membelah diri
b. Bertelur dan beranak
c. Membentuk spora dan bertelur
d. Bertelur dan membelah diri
9. Proses perubahan ukuran tubuh pada  makhluk hidup sehingga bertambah besar
     disebut ….
a. Pertumbuhan
b. Perkembangan
c. Pertumbuhan dan perkembangan
d. Pendewasaan
10. Yang membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan adalah karena
perkembangan ....
a. Berpatokan pada perubahan ukuran
b. Menyangkut perubahan massa
c. Bersifat reversibel
d. Bersifat irreversibel





















 Kunci Jawaban Tes Formatif

1. c. Lebah, semut, rumput
2. c. Ukurannya tetap
3. c. Paru-paru
4. b. Menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida
5. c. Karbon dioksida dan air
6. b. Fotosintesis
7. d. Cahaya    
8. a. Membentuk spora dan membelah diri
9. a. Pertumbuhan
10. c. Bersifat reversibel

Umpan Balik

1. c. Lebah, semut, rumput
     Alasan : Karena lebah dan semut merupakan hewan, sedangkan rumput merupakan tumbuhan, yang artinya semuanya merupakan makhluk hidup.
2. c. Ukurannya tetap
     Alasan : Karena bila ukuran tubuhnya tetap, artinya tidak terjadi pertumbuhan. Padahal salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang.
3. c. Paru-paru
     Alasan : Karena paru – paru merupakan organ pernapasan yaitu sebagai tempat terjadinya pertukaran gas antara O2 dan CO 2.
4. b. Menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida
     Alasan : Karena  pada  saat  bernapas,  oksigen  akan masuk ke dalam tubuh kemudian di paru – paru terjadi pertukaran antara oksigen tersebut dengan kabondioksida yang kemudian karbondioksida tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui organ pernapasan.
5. c. Karbon dioksida dan air
     Alasan : Karena  reaksi  fortosintesis  yang tidak lain adalah reaksi pembuatan makanan oleh tumbuhan menggunakan bantuan cahaya matahari yaitu sevagai berikut :


6. b. Fotosintesis
     Alasan : Karena  fotosintesis  diartikan  sebagai  pensintesisan menggunakan energi cahaya. Yang disintesis pada proses ini adalah glukosa yang merupakan sumber energi bagi tumbuhan untuk melakukan metabolisme.
7. d. Cahaya    
     Alasan : Karena matahari mengeluarkan cahaya, berarti rangsangannya berupa cahaya.
8. a. Membentuk spora dan membelah diri
     Alasan : Karena  membentuk  spora dan membelah diri keduanya merupakan cara reproduksi secara aseksual.
9. a. Pertumbuhan
     Alasan : Karena  pertumbuhan  meliputi perubahan yang berhubungan dengan kuantitas seperti perubahan dari ukuran kecil menjadi tinggi, dari kecil menjadi besar, dan sebagainya.
10. c. Bersifat reversibel
     Alasan : Karena irreversibel artinya tidak dapat balik, yang merupakan ciri dari perkembangan .





Cocokkanlah jawaban anda dengan kunci jawaban tes formatif. Hitunglah jawaban benar anda. Kemudian gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan anda terhadap materi kegiatan belajar.

Arti tingkat penguasaan :  90 – 100% = baik sekali
                                           80 – 89%   = baik
                                           70 – 79%   = cukup
                                           < 70%        = kurang
              Apabila anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, anda dapat meneruskan pada modul selanjutnya. Namun, jika tingkat penguasaan anda berada di bawah 80%, anda harus mengulangi materi kegiatan belajar  terutama bagian yang belum dikuasai.

Daftar Pustaka

Campbell, Neil A., Jane B. Reece, Lawrence G Mitchell.2000. Biologi Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta : Erlangga

Rohima, Iip., Diana puspita. 2009. Alam Sekitar IPA Terpadu. Jakarta : PT. Leuser Cita Pustaka

Karim, Saeful.,Ida kaniawati, Yuli Nurul Fauziah, Wahyu Sopandi. 2009. Belajar IPA. Jakarta : PT. Setia Purna Inves

0 komentar:

Poskan Komentar